Berita Bola : Juventus Kalah, Inggris Tetap Punya Empat Jatah di Liga Champions

Inggris Tetap Punya Empat Jatah di Liga Champions

Pundisports.com – Berita Bola : Tersingkirnya Juventus bukan hanya dirayakan oleh mereka pendukung Bayern Munich. Klub-klub Premier League di Inggris mensyukuri hasil tersebut karena jatah mereka di Liga Champions dipastikan tidak jadi berkurang.

Sebelum laga Bayern dengan Juventus, Kamis (17/3/2016) dinihari WIB tadi, Italia punya peluang untuk melewati Inggris pada ranking Koefisien UEFA. Namun kekalahan Bianconeri dengan 2-4 (agregat 4-6), yang sekaligus menghentikan langkah mereka, membuat pergeseran itu batal terjadi.

Premier League saat ini duduk di posisi tiga keofisien UEFA, berada di bawah Spanyol dan Jerman. Bertahan di posisi tersebut memastikan Premier League tetap memiliki empat wakil untuk Liga Champions musim 2017/2018 mendatang.

Inggris malah punya peluang menjauhkan lagi jaraknya dari Italia karena mereka masih punya banyak wakil di kompetisi Eropa. Manchester City masih berlaga di Liga Champions, sementara Liverpool, Manchster United dan Tottenham Hotspur berharap masih melanjutkan kiprah di Liga Europa. Kondisi sebaliknya untuk Italia. Mereka tak punya lagi wakil di Liga Champions, sementara di Liga Europa tinggal menyisakan Lazio.

Untuk menentukan jatah masing-masing negara di Liga Champions dan Liga Europa, UEFA menggunakan penghitungan nilai koefisien masing-masing negara. Nilai Koefisien tersebut didapat dari performa tim-tim mereka di kompetisi antarklub Eropa dalam lima tahun ke belakang. Untuk musim 2015/2016 ini, misalnya, koefisiensi dihitung berdasarkan performa tim-tim sejak musim 2009/2010 hingga 2013/2014.

Pada tahun 2012 lalu Inggris sebenarnya masih bertengger di posisi teratas. Namun buruknya performa klub-klub Premier League di Liga Europa membuat posisi mereka terus merosot.

Dalam tiga musim terakhir, Inggris cuma punya punya dua wakil di babak delapan besar Liga Champions dan cuma punya satu semifinalis. Periode terburuk adalah di 2013/2014 saat tidak satupun tim Inggris bisa melangkah lebih jauh dari babak 16 besar.

Padahal dalam kurun 2006/07 sampai 2008/09, tim-tim Inggris sangat dominan di Eropa. Pada periode itu Premier League menempatkan paling tidak tiga semifinalis. Sementara dalam kurun 2004 sampai 2012, total ada tujuh klub Premier League jadi finlalis Liga Champions. Tapi kondisinya sudah berubah kini.

Spanyol mendominasi bersama trio Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid di Liga Champions. Sementara Sevila juga berulang kali berjaya di Liga Europa. Sementara Italia mengejar melalui Juventus, yang musim lalu menjadi finalis Liga Champions.