Berita MotoGP : Perilaku Marquez Buruk untuk MotoGP

Perilaku Rossi Sangat Buruk

Pundisports.com – Berita MotoGP : Valentino Rossi menjalani musim 2015 yang luar biasa dan pada laga pamungkas di Valencia membuktikan bahwa dia masih salah satu pembalap terhebat musim ini dengan menyalip lebih dari 20 pembalap untuk finis keempat dari start paling belakang.

Namun keunggulan tujuh poin The Doctor di puncak klasemen hilang karena sesama pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo memenangi balapan hari Minggu (8/11) itu dan menjadi juara dunia. Meskipun Lorenzo terus ditempel Marquez sepanjang 30 putaran, pembalap Honda itu tak pernah berusaha menyalipnya.

Justru ketika rekannya Dani Pedrosa menyalip dan dalam posisi menyerang Lorenzo, Marquez langsung balas menyalip dan kembali di belakang Lorenzo.

Dalam pernyataannya, Rossi mengatakan konsistensi dan minimnya kesalahan membuat dia berpeluang besar menjadi juara dunia, namun situasi berbalik sejak Grand Prix Australia gara-gara ulah satu pembalap, Marquez.

Berikut pernyataan lengkap Rossi:

“Kami menanjak musim ini sejak balapan pertama, dan pada akhirnya ini tetap musim yang hebat. Saya selalu kompetitif dan tidak pernah membuat kesalahan. Menurut saya, setelah balapan di Motegi (Jepang) saya punya potensi untuk memenangi kejuaraan namun sayangnya sejak balapan di Phillip Island (Australia) ada sesuatu yang berubah, dan di tiga balapan terakhir kita menyaksikan hal yang tak pernah terjadi sebelumnya di olahraga kita ini.

Pendapat saya situasi sudah memburuk, namun hari ini adalah hari yang memalukan bagi semua orang dan tak bisa dipercaya, perilaku Marquez adalah hal yang sangat buruk untuk semua hal, khususnya untuk olahraga ini.

Ini bukanlah hal yang diharapkan siapa pun. Seorang pembalap Honda membuat pembalap Yamaha menang lalu memaksa rekan setimnya sendiri untuk minggir bukanlah hal yang diharapkan siapa pun, dan saya kira ini berita yang sangat-sangat buruk. Betapapun juga ini sudah terjadi, kami harus menerima.

Saya senang karena semua orang sekarang bisa melihat apa yang saya katakan di Australia. Saya tidak paham perilaku Marquez, namun terus terang saja bagi saya sangat sulit untuk mengatakan sesuatu padanya, saya harap dia bisa memahami yang terjadi di tiga balapan terakhir untuk masa depan karirnya.

Tentu dua pembalap Honda itu lebih kencang. Kami tahu di paruh kedua balapan Honda punya potensi lebih besar, namun Marquez hanya melindungi Lorenzo seperti yang dia lakukan di Phillip Island dan juga di Sepang. Akhirnya menurut saya Lorenzo seharusnya tak bisa merasa sangat senang, karena kejuaraan ini tidak dimenangkan di trek. Betapa pun juga, semua ini sudah menjadi kenangan.”

sumber : Berita Satu

Agen Taruhan sabung ayam Online dan juga informasi aduan ayam indonesia